Rabu, 09 Desember 2015

Kontenesia, Good Luck and Good Job


 
 
Sebelumnya tidak pernah terbayang kalau aku bakal jadi seorang freelance di kontenesia. Aku memang gemar menulis sejak dulu, tetapi tidak pernah terbayang akan menghasilkan uang dari menulis. Sambil menyelam minum air, ya lumayanlah hehe

Kurang lebih sudah 5 bulan aku bergabung dalam keluarga besar kontenesia dan itu sangat membuatku bangga. Aku tidak menyangka karyaku bisa bermanfaat dan bernilai di mata orang lain. Aku juga banyak mempunyai teman dan pengalaman baru. Membuatku semakin terus belajar dan belajar di dalam bidang yang aku gemari.

Kontenesia adalah jasa penulis artikel SEO Profesional yang didalamnya terdapat puluhan penulis profesional bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Kita tidak hanya dididik untuk berkualitas baik,namun kita juga dididik untuk disiplin, memahami aturan penulisan SEO, dan memahami EYD dengan benar. Para penulis di kontenesia minimal mengerjakan satu paket yang terdiri dari lima keyword dalam deadline 1 minggu.



Setiap hari kami selalu dibekali dengan ilmu-ilmu baru yang dibagikan oleh para sesepuh kontenesia. Untuk menambah wawasan kami dan untuk memperbaiki kinerja kami dalam bidang kepenulisan. kontenesia dipimpin oleh Mas Anggi Krisna sebagai Pak bos, Mba Nurul Widiyastuti sebagai tempat kirim tagihan dan Mba Sri Noor Verawaty sebagai editor penulisan kami yang sangat sabar dan baik hati.

Di dalam kontenesia ini juga kita dituntut menulis dengan hati dan sangat dibuat nyaman oleh para sesepuh kontenesia. Selalu ada candaan dan hiburan yang diberikan oleh mereka. Kami bagaikan keluarga sungguhan. Walaupun tidak pernah berjumpa muka, namun kekeluargaan di kontenesia sangat bisa aku rasa.



Kontenesia diperuntukan kepada Anda yang ingin membuat web atau blog sebagai iklan usaha yang Anda miliki saat ini. Penulisan kami yang baik diharapkan dapat memberikan kepuasan kepada Anda. Dengan pencapaian yang tinggi untuk usaha-usaha Anda. Karena tidak semua orang dapat menyulap deretan kata menjadi magnet, maka di kontenesia kami semua dapat membantu mengibarkan usaha Anda.

Kontenesia memiliki beberapa paket penulisan yang dapat Anda pilih, mulai dari paket samurai (kualitas tulisan bagus), ninja (kualitas tulisan professional dan berkualitas tinggi), dan boxer (kualitas tulisan profesional dengan bahasa inggris). Tentunya harga yang ditawarkan juga beragam. Info lengkap kunjungi www.kontenesia.com

Kontenesia dapat membuat usaha Anda menjadi lebih maju berkat tulisan-tulisan yang kami ciptakan dan kami mendapat kepuasan dengan memberikan yang terbaik kepada Anda. Kontenesia sudah dipakai lebih dari 50-an blog yang tersebar di seluruh Indonesia. Dan telah membuat ribuan artikel. Tidak perlu sungkan dan ragu jika ingin mencoba kemahiran penulis di kontenesia, karena jika Anda tidak menyukai layanan yang kontenesia berikan, maka kami sebagai pihak kontenesia akan merevisi tulisan tersebut. Jika Anda tetap tidak puas, kami akan mengembalikan dana Anda dengan ketentuan berlaku.

Kontenesia sangat bermanfaat bagi Anda sebagai orang yang membutuhkan jasa tulis dan kontenesia juga sangat berkesan di hati kami sebagai sang penulis. Mengenal dan menjadi bagian dari kontenesia merupakan hal yang tidak akan aku lupakan. Maaf sekaligus rasa terima kasih paling besar aku peruntukan kepada Mba Sri Noor Verawaty yang tidak pernah bosan mengoreksi kesalahan-kesalahanku. Hiks jadi baper hihii

Terima kasih untuk kontenesia, kontenesia sudah mempunyai tempat tersendiri di hati ini. Dan semoga kontenesia bisa terus maju serta berkembang. Terus menciptakan penulis-penulis yang profesional dan terus berikan yang terbaik kepada customer. Good luck and good job.

Rabu, 30 September 2015

Ruang Publik Negaraku


Habitat adalah tempat suatu makhluk hidup tinggal dan berkembang biak. Setiap makhluk hidup pasti mempunyai habitatnya masing-masing. Sayangnya tidak semua manusia mempunyai habitat yang layak untuk ditempati. Terutama di Negara tempat tinggalku, yaitu di Negara Indonesia.

Indonesia adalah Negara dengan sejuta tanya. Dimana yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin melarat. Apapun bentuk pembangunan dan permasalahan, bahkan dengan hukum sekalipun di Negara Indonesia semua bisa dibeli.  Yang mempunyai uang yang akan menang !
Aku harap hal serupa tidak dilakukan oleh Kemen PUPR (Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Sepertinya tidak, tetapi ku yakin ada saja pihak tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan hal tersebut, terutama dalam pembangunan ruang publik.

Berbicara tentang ruang publik, apa yang kami ketahui tentang rencana pembangunan? Dan apa para petinggi Negara mengecek ulang setiap kali memberi perintah untuk pembangunan? Apa hasil yang berdiri sesuai dengan perintah? Apa pengecekan itu dilakukan secara mendetail dan dilakukan oleh yang menyuruhnya langsung? Pasti tidakkan? Pasti pihak pertama menyuruh pihak kedua, pihak kedua menyuruh pihak ketiga, pihak ketiga menyuruh pihak keempat begitu seterusnya sampai pihak terakhir tidak menganggap penting pembangunan ruang publik tersebut.
Sesungguhnya ruang publik itu tidak kami nikmati secara cuma-cuma. Kami membayar pajak Negara yang terdiri dari pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai. Selain itu, kami juga membayar pajak daerah yang terdiri dari pajak kendaraan bermotor serta pajak memiliki usaha.
Ruang publik itu berdiri berdasarkan uang kami, seharusnya kami yang diistimewakan. Bukan mereka yang kerjanya tidur tetapi diberi gaji puluhan juta serta difasilitasi rumah dan kendaraan mewah.
Jika kita lihat ibu kota Jakarta dari depan, maka yang kita temui memanglah kota metropolitan. Kota dengan ratusan gedung-gedung tinggi menjulang. Kota dengan ratusan plaza mewah. Kota dengan ratusan apartemen, serta kota dengan banyak hotel berbintang.
Kota dengan jembatan-jembatan kokoh. Kota dengan sekolah-sekolah bagus. Kota dengan taman lingkungan dan taman kota yang terawat. Kota dengan Rumah sakit berfasilitas lengkap dan kota dengan taman rekreasi yang menarik.
Namun apa semua daerah di Indonesia memiliki hal-hal seperti itu? bahkan banyak tempat dibeberapa titik yang sangat mendambakan ruang publik yang layak. Tidak perlu istimewa ataupun mewah. Hanya sesuatu yang layak dilewati, ditempati dan dikunjungi. Contoh bentuk ruang publik yang masih banyak tidak pantas untuk dinikmati adalah jembatan.

                                          
Tidak hanya satu atau dua. Banyak kita lihat ataupun kita dengar di media masa bahwa ada beberapa jembatan khususnya di daerah-daerah terpencil yang masih sangat jauh dari kata layak. Melewati jembatan-jembatan tersebut seperti mengantarkan nyawa bagi mereka. Banyak anak-anak kecil yang sampai tidak berangkat kesekolah untuk menuntut ilmu dikarenakan jembatan-jembatan dikampung mereka rusak dan banyak anak kecil yang melawan derasnya arus air sungai dikarenakan tidak adanya fasilitas jembatan di kampung mereka. Mirisnya, kami warga Indonesia mengetahui hal tersebut dari iklan-iklan peduli sesama. Bagaimana bisa? Kemana uang pajak kami? sedangkan banyak saudara-saudara kami setanah air yang masih tidak mendapatkan haknya untuk menikmati ruang publik? Kemana para petinggi Negara? Mengapa mereka tidak membangun jembatan yang layak untuk yang membutuhkan?
                                   

Tidak hanya jembatan, jujur aku agak perihatin dengan fasilitas ruang publik yang kurang terawat. Seperti halte dan taman-taman kota. Seharusnya pemerintah memberi sanksi tegas kepada pihak-pihak yang merusak ruang publik. Tidak sedikit ruang publik yang baru sebulan beroperasi namun sudah rusak dan kotor. Banyak pula halte-halte yang sudah tidak layak pakai. Fasilitas tempat duduk yang tidak lengkap serta kotor. Sedangkan untuk taman kota, mungkin harus ada denda untuk masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Hal tersebut mungkin dapat memberikan efek jera, jadi semakin sedikit orang yang membuang sampah sembarangan. Hal lain yang paling kita sering kunjungi adalah taman kota, taman lingkungan dan taman rekreasi dengan toilet yang kotor serta berbau. Sangat tidak layak serta memprihatinkan.

Jalan yang kami lalui setiap hari pun banyak yang rusak. Terutama di jalan-jalan daerah dan dalam perkampungan. Dan lucunya, banyak sekali aku temui jalan-jalan utama yang masih sangat layak pakai namun dibongkar dan diperbaiki ulang, sedangkan jalan perkampungan yang rusak parah tidak dihiraukan sama sekali.
Bukankan daerah perkampungan juga lingkup dari Negara Indonesia? Bukankah yang tinggal di daerah perkampungan juga adalah warga dari Negara Indonesia? Bukankah warga yang tinggal di perkampungan juga membayar pajak dan berhak mendapatkan fasilitas ruang publik?
Untuk Hari Habitat Dunia tahun 2015 ini, aku harap pemerintah membuka mata. Indonesia bukan hanya di kota Jakarta. Indonesia adalah Negara dengan 34 provinsi. Seluruh lapisan masyarakat berhak mendapatkan ruang publik yang layak. Entah itu masyarakat yang tinggal di perkotaan ataupun masyarakat yang tinggal di perkampungan. Selain itu, seluruh lapisan masyarakat berkewajiban menjaga dan merawat ruang publik yang telah disediakan oleh pemerintah.
Memfasilitasi serta membangun ruang publik harus teliti, jangan sampai pemerintah melakukan hal yang mubazir, sedangkan pihak yang sangat membutuhkan tidak diperhitungkan. Dahulukan yang lebih membutuhkan, bukan dahulukan yang lebih kelihatan.

Minggu, 15 Maret 2015

Munajat Cinta

Dimalam yg sejuk dan indah ini
Ingin ku bermunajat kepadaMu
Jadikan disetiap helaan nafasku adalah dzikir kepadaMu
Jadikan disetiap detak jantungku adalah rasa syukurku kepadaMu
Jadikan disetiap darah yang mengalir keotakku adalah berpikir tuk mencari ridhoMu
Ulurkan tanganMu ya Rabb,raih jemariku
Hingga saat nanti kuterjatuh Kau bangkitkan aku dengan cintaMu
Dan malam ini dekaplah aku dengan kasih sayang dan pengampunanMu
Bimbinglah aku tuk selalu berada dalam jalan lurusMu

Yaa muqollibalquluub tsabbits qolbii 'alaa diinik...
Aamiin Allahu yaa majiid...

Ungkapan Hati

Apakah kau mendengar suara gemuruh gemuruh itu?
Suara yang berada dari dalam qolbu
Dan pasti kau dengar nyata suara dari lisan ini
Yang terkadang berkata tak sesuai kehendak hati
Aku harus bagaimana?
Indahnya mimpi tak sesuai kenyataan ini
Bayangan dan harapan..

Rasa yang tersimpan..
Semua tak pernah cukup bila tanpa usaha serta doa
Bagaimana bisa seseorang ingin meraih surga tanpa mematuhi kehendakNya?
Tetapi sabar dan ikhlas adalah sesuatu yang berkelas
Beribu hasutan dari sang iblis sering kali buatku menangis
Bukan menangis di indahnya malam panjang nan rupawan

Tetapi menangis karena usai melakukan kesalahan...

Karena-Nya

Dapatkah kamu bayangkan ?
Bila hanya ada siang dan tidak ada malam
Bila hanya ada matahari dan tidak ada hujan
Bila hanya ada suka dan tidak ada duka
Bila hanya ada bahagia dan tidak ada sengsara
Apa kamu fikir akan ada surga dan juga neraka?
Allah lah maha pencipta sebaik - baiknya
Apa kamu masih ingin mengeluh?
Apa kamu masih enggan bersyukur?
Apa kamu pura - pura lupa, jika saat ini kamu sedang bernafas? Nafas ini karena kehendakNya
Iman ini , fikiran ini.. Semua karena kehendakNya
Bahkan rasa cinta ini pun di ciptakan olehNya
Lalu mengapa kita lupa mengingatNya
Mengingat Allah yang karenaNya kita masih ada..

Pengisi Sepi

Lisan tak dapat berucap
Bisu dengan wajah sendu
Hati masih seperti ini
Terus merasa tersakiti
Aku sakit sendiri !!
Yang buat luka ini, tidak merasa sedih
Ia datang dan pergi sesuka hati
Bodohnya ku , menerima semua ini
Ku sadari, aku hanya manusia pengisi sepi
Bukan untuk di cintai, tetapi hanya sebagai sandaran hati..

Selepas ini

Selepas ini..
Aku akan menjadi manusia baru
Dengan sejuta cita-cita ku
Tak perduli dengan kamu-kamu
Yang telah membuat luka hati ku
Menjadi manusia baik yang membanggakan
Benar ! Dengan keluarga, sahabat serta manusia-manusia yang aku cinta
Tak perlu memikirkan ia yang tak memikirkanku
Cintai saja, dia yang membahagiakan ku
Menjadi hamba yang benar untuk Allah
Menjadi Anak yang shaleha untuk orang tua
Menjadi berguna untuk semua..
Bahagia itu sederhana
Aku cinta mereka yang mencintaiku..